KALIMANTAN SAWIT KUSUMA GROUP

Oil Palm Plantation & Industries

Perusahaan Gandeng BNN untuk Tingkatkan Kesadaran Karyawan tentang Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Melalui Kegiatan Sosialisasi.

Pontianak, 18 Juni 2026 Sebagai wujud komitmen dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan produktif, perusahaan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pontianak menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba bagi seluruh karyawan/ti Kantor Pusat FKKG. Kegiatan ini dilaksanakan di Graha Fajar pada Rabu, 17 Juni 2026

Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran karyawan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan lingkungan kerja yang bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Gambar 2. Sambutan dari Perwakilan Manajemen Perusahaan dan Kepala BNN Kota Pontianak

Acara dibuka dengan sambutan dari perwakilan Manajemen Perusahaan Bapak Iskandar, S.H., selaku Department Head HR & GA, Bapak Yudhi Wahyudi, A.Md Selaku Plt. PR, Legal & Licensing, Partnership & CSR Program General Manager, serta Bapak AKBP. Adiono Dwi Waluyo, S.IK., M.AP., selaku Kepala BNN Kota Pontianak. Dalam sambutannya, Kepala BNN Kota Pontianak menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik dan mental individu, tetapi juga dapat menurunkan produktivitas kerja, serta mengganggu stabilitas dan keharmonisan lingkungan kerja. Oleh karena itu, pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba memerlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha

Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber dari BNN Kota Pontianak dan tenaga medis yang memberikan edukasi mengenai berbagai aspek terkait bahaya narkoba. Materi yang disampaikan meliputi

Pengenalan jenisjenis narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya

Dampak hukum dan sanksi pidana bagi penyalahguna maupun pengedar narkoba; Dampak kesehatan, sosial, dan ekonomi akibat penyalahgunaan narkoba; serta Langkahlangkah pencegahan dan upaya menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba

Gambar 3. pemaparan materi oleh narasumber dari BNN Kota Pontianak dan tenaga medis

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta diberikan kesempatan untuk bertanya secara langsung dengan narasumber mengenai berbagai isu terkait penyalahgunaan narkoba, termasuk cara mengenali tandatanda awal penyalahgunaan di lingkungan sekitar serta langkahlangkah yang dapat dilakukan untuk mencegahnya.

Gambar 4. Sesi diskusi karyawan FKK-G dengan BNN Kota Pontianak

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang berkembang selama kegiatan berlangsung. Hal ini menunjukkan tingginya kesadaran karyawan akan pentingnya menjaga diri, keluarga, dan lingkungan kerja dari ancaman penyalahgunaan narkoba

Selain dilaksanakan di Kantor Pusat Graha Fajar, program sosialisasi bahaya narkoba ini juga menjangkau berbagai unit kebun dan unit operasional perusahaan lainnya. Pelaksanaan kegiatan di masingmasing wilayah dilakukan melalui kerja sama dengan BNN Kabupaten/Kota dan atau Kepolisian setempat guna memastikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dapat diterima secara merata oleh seluruh karyawan perusahaan. Dengan pendekatan yang menyeluruh ini, perusahaan berharap dapat membangun kesadaran kolektif serta memperkuat budaya kerja yang sehat dan bebas dari narkoba di seluruh area operasional

Gambar 5. Pelaksanaan Sosialisasi bahaya narkoba di PT Fajar Saudara Lestari Batu Ampar (FSL BA)
Gambar 6. Pelaksanaan Sosialisasi bahaya narkoba di PT FSL Terindak (FSL TE)
Gambar 7. Pelaksanaan Sosialisasi bahaya narkoba di PT MSL
Gambar 8. Pelaksanaan Sosialisasi bahaya narkoba di PT KSK

Pelaksanaan Sosialisasi pencegahan narkoba di PT Kalimantan Sawit Kusuma bekerja sama dengan Kepolisian Resor (Polres) Sukamara pada 20 Mei 2026 di Kantor Besar Kebun PT Kalimantan Sawit Kusuma (KSK), Setelah pemaparan materi oleh personel Satnarkoba Kepolisian Resor (Polres) Sukamara, kegiatan dilanjutkan dengan tes urine deteksi narkoba bagi karyawan/ti yang berpartisipasi dalam sosialisasi. Pelaksanaan tes urine ini merupakan salah satu Langkah preventif untuk memastikan lingkungan kerja yang bersih dari penyalahgunaan narkoba

Melalui kegiatan ini, perusahaan kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang sehat, disiplin, dan berintegritas. Perusahaan meyakini bahwa sumber daya manusia yang unggul tidak hanya ditunjang oleh kompetensi dan profesionalisme, tetapi juga oleh kesadaran untuk menerapkan gaya hidup sehat dan menjauhi penyalahgunaan narkoba

Kerja sama dengan BNN di berbagai wilayah operasional perusahaan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran seluruh karyawan akan pentingnya menjauhi narkoba serta mendorong partisipasi aktif dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan kondusif. Dengan semangat kebersamaan, seluruh insan perusahaan diajak untuk menjadi bagian dari gerakan Kerja Produktif, Hidup Sehat, dan Bersih dari Narkoba.yang di dorong oleh Kementerian Kesehatan dan Badan Narkotika Nasional (BNN).